Langsung ke konten utama

Korea Korea Korea…

Jika melihat tingkah polah Aya yang sangat menggemari lagu-lagu korea seakan-akan aku melihat cerminan diriku sendiri sewaktu kecil. Aku kecil memang suka menyanyi dan menari, bahkan kata mendiang mamaku di hari pertama sekolah, sewaktu guru TK ku bertanya siapa yang berani bernyanyi di depan teman-teman baru? Tanganku langsung teracung dan menyanyi di depan kelas. Bakat menaripun sebenarnya ada, sejak TK hingga SD menjadi langganan menari di perlombaan antar sekolah. Sayangnya bakat itu tidak diasah, akhirnya hilang deh seiring bertambahnya umur. #sad

Balik lagi ke Aya yang setiap kali mendengar lagu korea langsung joget-joget heboh, tidak heran dia begitu karena selain isi PC di rumah kebanyakan lagu korea, emaknya-pun seringkali muter lagunya SNSD dan Super Junior, jadi makin sering denger, Aya pun makin akrab dengan lagu itu, apalagi lengkap dengan video klipnya makin hafal deh jogetnya. 

Mengapa sih aku suka banget ma lagu korea? artinya aja kagak ngerti, harus tanya sama mbah Google dan eyang Yahoo, tapi aku suka aja sama aransemen musiknya entah itu yang nge-beat maupun yang Ballad, dan yang utama karena penyanyinya yang eyecathcing. Tidak dipungkiri, tatkala kita menyukai sesuatu yang pertama terlihat adalah wujudnya/covernya/packaging-nya, begitu juga dengan lagu korea yang penyanyinya masih muda umur belasan tahun, attraktif, tubuh tinggi semampai, kulit putih, wajahnya mulus-mulus bikin iri orang sedunia, kostumnya up to date, selain suaranya bagus nge-dance nya juga keren, pokoknya semua mata tertuju padanya deh. Tidak perduli cibiran ditujukan pada mereka, menurut aku mereka kerennn..terlepas dari anggapan miring, bahwa mereka terbentuk dari plastic surgery, aku sih melihatnya itu adalah usaha mereka untuk menunjukkan profesionalitas mereka, tidak hanya voice perfect namun juga performance perfect. Toh mereka selalu menjadi trendsetter di kalangan kawula muda dan ABG sekarang.

Kegandrunganku terhadap Asian star bukan baru terbangun kemarin sore, tapi sejak dulu sewaktu ABG-pun sudah nge-fans dengan mereka. Dari aktor Hongkong semacam Andy Lau, Tony Leung, Jimmy Lin. Sempat juga ngikutin drama jepang yang diperanin oleh Takuya Kimura, Takeshi Kaneshiro dan yang paling diingat adalah ceritanya Tokyo Love Story sampek nangis Bombay deh kalo inget itu film. Setelah Jepang kesukaanku pun merambat ke daratan Taiwan yang saat itu lagi boomingnya Meteor Garden, Tao Ming Tse, Hua Ce Lei, San Tcai, and many more... haduhh mereka saat itu bener-bener dipuja-puja deh, koleksi VCDku lengkap dari MG1 sampai MG2. tempel poster sana-sini, bahkan saking nge-fansnya sama Jerry Yan si pemeran Tao Ming Tse, aku rela berburu poster raksasa di Siola (Pertokoan di Sby, red) dan dibingkai segede dinding kamarku yang kala itu berukuran 4 x 3 x 4 m3. #DemamVCDfreak-kuTiba-tibaKambuh.

Setelah Taiwan Star, akhirnya sampai juga ke Seoul. Drama korea memang bikin mata gag bisa merem, males nonton di Tv karena tayangnya gag tiap hari langsung beli VCDnya kalo gag ada yang Ori yang bajakan juga dilahap. Full House, Endless Love, Winter Sonata, Memories of Bali, Sorry I Love You, Jewel in The Palace hingga ke Boys Before Flowers banyak menyita waktu belajarku (Galau, antara nonton VCD dan bikin makalah presentasi)..ampunnnn wajah gantengnya Kim Hyun Joon hadir di setiap mimpi malamku..#dikeplakNda-eAya.

Gag tau juga sih kenapa seorang emak umur 29th ini masih saja suka hal beginian, mungkin sebagian orang menganggapnya kekanak-kanakan, tapi itulah yang terjadi. Rasa suka seseorang tidak bisa dihentikan begitu saja, tiap orang punya hak untuk menyukai sesuatu, yang tidak suka tidak boleh protes heheeee… 
Sampai sekarangpun hasrat untuk melupakan artis korea tidak kunjung padam, apalagi di tempat kerja ada partner yang ternyata Korean freak, melebihi aku bahkan. Namanya Kholis Mu’arif, kalau masalah lagu boy/girlband korea dia tidak hanya hafal lirik, pronunciation-nya pun bagus seakan-akan dia bisa ngomong korea (emjayyyy) di otak dia seakan-akan sudah terekam lagu-lagunya Suju, SNSD, BigBang, Ft Island, Trax, Shinee, TVXQ, dan dari diapun aku mendapatkan berita maupun lagu korea terbaru. Terakhir kali saat artis korea di bawah manajemen SM Town ngadain konser di Jakarta, meski kita gag bisa nontonn (nangis Bombay lagi) dia yang ngasih banyak bocoran siapa aja yang akan datang ke Indo, selain Suju, SNSD, Shinee ada Boyband korea baru namanya EXO..siapa lagi ini??? Kok tiap hari diomongin. Eh, ternyata waktu liat tayangan ulang konser SMTOWN di RCTI bikin aku klepek-klepek mau pingsan saat personil EXO nyanyi,,ada cowok ganteng disitu…namanya Kris, dan kehebohan-pun terjadi, langsung deh mlipir ke google browsing foto-foto dia, buka you tube download lagu-lagu EXO, siang malam dengerin lagu EXO..tampangnya di taruh di DP BBM,,dan puber kedua pun lahir…
Bicara tentang Kris, orang ini bener-bener ganteng, Posturnya yang semampai nyaingin pohon pinang, hidung mancungnya yang enak buat perosotan anak-anak TK, sorot matanya yang tajam persis mata elang ngeliat kelinci bohai lagi lompat-lompat.LOL

Belum lagi suaranya yang dalaaam banget, sedalam sumur. Kata penggemarnya, Kris itu gantengnya sebelas-duabelas sama dewa-dewa Yunani kuno. Kasihan juga sih, dia disamain sama hal-hal yang berbau kuno. heheheee.
Kalau dilihat dari skill, aku nggak bisa komen macam-macam. Tapi menurutku Kris nggak cocok jadi penyanyi atau masuk dalam sebuah grup. Dia pantesnya jadi model, peragawan dan bintang iklan krim wajah. Hehehe.
Di antara semua foto-foto Kris yang aku punya, aku paling suka sama foto-foto ini... di mana dia kelihatan.... JELEK BANGET!!!!! LOL XDDD

Tapi foto-foto berikut ini bikin aku pingsan-sadar-pingsan-koma-sadar.
Dia keliatan ganteng parah. 
#EdisiEmakLupaAnakLupaSuami. (Bunda pasrah dimarahi Nda)..LOL











 

Komentar

Poenya Tamzid mengatakan…
Mbak kok gak di pajang fotonya Om Cholis buat jadi pembandingnya gitu.. hehehehehe.....
Dewi Cahyono mengatakan…
dipajangnya ntar kalo wajahnya sudah 11-12 dengan Kris EXO,, hahaaaa....(sorry Om).

Postingan populer dari blog ini

Erha Clinic Office Peeling

Erha lagi, erha lagi...gag ada postingan lain apa?..*sigh* Aku pun juga berpikir begitu, bukan maksud untuk pamer,, ini lohh aku makin cantik berkat erha, ini lohh kulitku makin sehat berkat erha,, namun siapapun pasti setuju jika sesuatu hal yang baik tidak boleh disembunyikan, kita bisa membaginya dengan orang lain, siapa tau ada yang memang benar-benar membutuhkan informasi ini, kita pun akan mendapat pahala karena bisa membahagiakan orang lain itu. Setuju ga?,,, dan satu lagi, niat baik tidak boleh ditunda, karena kesempatan tidak bisa datang untuk kedua kalinya. Kalau bisa dilakukan sekarang, why not??...
Membantu teman juga perbuatan baik, dan jika dia senang kita pun bisa bangga diri.. Seperti aku yang bisa membanggakan kulit sehatku pada teman kantor. Mereka semua bilang wajahku makin sehat, bersih, segar, merona dan inclong,, ada yang iri tapi ada juga yang penasaran..nah yang penasaran ini setelah memendam sedemikian lama rasa penasarannya, akhirnya kapan hari nanya padaku pera…

Erha Clinic Facial Theraphy

Setiap orang mempunyai cara berbeda untuk menghilangkan stress, bisa berlibur ke luar kota untuk mencari sesuatu yang berbeda dari aktifitas sehari-hari, berbelanja, memancing, hiking, bahkan ada orang dengan menyulam atau menjahit stress nya bisa hilang. Tapi, kalau aku lebih suka relaksasi..karena di rumah tidak ada jacuzzy untuk berendam, untuk relaksasi aku ngacir ke Erha Clinic untuk melakukan facial theraphy..karena selain bikin wajah bersih dan inclong, pada saat facial ada step massage-nya nah ini tahapan  favorit aku, pijatan therapistnya erha mantapp banget, meskipun hanya hitungan menit tapi bikin otot wajah dan punggung lemass dan rileks. 
Perawatan facial ini gag rutin aku lakukan, hanya disaat kulit sudah mulai jenuh dan terlihat kusam baru aku ke erha, idealnya sih memang harus dilakukan sebulan sekali, namun karena pertimbangan waktu aku yang mana agak susah mencari waktu yang kosong. Jadinya kapan waktuku terlihat agak longgar langsung telpon erha untuk make an appoint…

Erha Clinic Malang: Meet The Dermatologist