Langsung ke konten utama

Postingan

Pencarian Sekolah Aya (lagi)

Iya beginilah kehidupan, kita memang selalu dihadapkan ke suatu persoalan ataupun masalah. Yang mana kita harus sanggup menyelesaikannya entah secepat mungkin ataupun bertahap namun pasti. Mengutip quotes sahabat aku Latifah Fajarwati yang sedikit-sedikit sudah terkontaminasi seorang penulis Darwis Tere Liye. “ Jika Engkau punya masalah besar, jangan katakan itu pada orang lain.   Tapi katakan pada Masalah, bahwa Engkau punya Allah yang Maha Besar” Benar sekali, kita punya Allah yang Maha Besar. Itulah yang aku yakini, bahwa semua urusan sulit, semua masalah pasti akhirnya akan terselesaikan juga. Berhubung, kita pindah rumah sejak beberapa bulan lalu, dan beberapa kesibukan yang menyita waktuku. Baru kemarin, aku mengembalikan Aya ke sekolah (Baca: sekolah di tempat baru). Pencariannya pun tidak memerlukan waktu lama, sama dengan waktu hunting sekolah satu tahun yang lalu. Karena kita sudah punya beberapa kandidat sekolahan yang sudah masuk ke dalam daftar surv...

Minggu ketiga adalah pelajaran berenang

Setiap hari selasa pada minggu kedua tiap bulannya di sekolah Aya ada pelajaran berenang, yang mengharuskan semua siswa-siswi ikut kegiatan tersebut ke wonderland waterpark di Batu Resort Hotel. Kegiatan ini memang rutin diadakan untuk melatih kemampuan motorik anak juga. sebenarnya aku suka dengan programnya, namun Kurang adanya ketegasan antara guru yang satu dengan yang lainnya, bahwa anak kelas A harus didampingi orang tua bikin jadwal kerjaku berantakan. Saya tanya kemarin, kira-kira Aya boleh ikut tanpa didampingi ortu tidak? kepala sekolahnya bilang boleh yang penting peralatan berenangnya lengkap dibawa, sempat lega juga tapi campur cemas nih,, lega karena tidak bingung dengan jadwal ngajar yang mepet banget dengan jam pulang sekolah Aya,  namun cemas juga kalau Aya ditinggal sendiri hanya dipasrahin ke gurunya, apakah bisa gurunya menjaga anak segitu banyak di kolam renang...? Ternyata kecemasan saya kejadian, pas keesokan hari ngumpul di sekolah sebelum berangk...

Minggu Kedua di PreSchool

Minggu kedua ini dilalui aya dengan agak berat karena dia sempat mengalami demam semalam sebelum sekolah dimulai. Ketauhannya sekitar jam 2 dini hari, kurang begitu nyaman buat tidur dan rewel hingga pagi hari. Menjelang berangkat sekolah pun ada accident menangis karena tidak mau diajak mandi. Namun, anehnya disuruh tidak masuk sekolah Aya tidak mau, dia bersikukuh mau berangkt ikut bunda (diantar sekolah, red).  Diajakmmandi nangis, disuruh pakai baju makin nangis apalagi waktu mau disisir blaarrrr tumpah nangisnya dengan kencangnya. Minta gendong terus sama emak sembari aku siap-siap menyiapkan segala keperluan sekolah Aya. Ternyata perutnya lagi tidak enak, karena Aya sempat muntah di gendongan dan membasahi seragamnya. Setelah muntah mungkin agak enakan lalu dia mengajakku untuk segera berangkt. Semangatnya memang patut diacungi jempol dua. Sampai di sekolah memang kurang aktif anaknya, untung pagi itu kegiatan senamnya dilakukan indoor di beranda sekolah karena cuaca me...

Minggu Pertama di Sekolah

Alhamdulillahh, akhirnya aku sama Nda memantapkan hati untuk menyekolahkan Aya di KB A* *a**n**. Selain sudah cocok di hati tentang program pembelajarannya, guru-gurunya juga telaten dan sayang banget sama anak didiknya dan lokasinya tidak jauh dari rumah dan tempat kerja aku, ini penting karena aku tidak mau kedua tugas mulia ini tidak berjalan dengan baik. Persiapan berangkat sekolah tidak ada masalah, malah Aya antusias banget untuk mandi dan berpakaian, semua dibantu oleh emak sedang saya mempersiapkan diri untuk mengantar sekaligus berangkat kerja. Barang yang harus dimasukkan ke tas Aya tidak ribet, hanya pampers ( buat jaga-jaga) dan sekotak susu UHT 125 ml, tidak perlu pusing nyiapin bekal karena di sekolah udah ada jadwal makan bersama setiap harinya. Cerita kegiatan Aya selama di sekolah saya rangkum selama 4 hari ini sesuai dengan Communication Book yang kita dapatkan setiap minggunya. Ada 3 jenis kegiatan setiap harinya : a. Pembelajaran etika, tingka...

Trial Day Two

Sebelum terlewatkan dan sebelum lupa, maka segerakan menulis lanjutan cerita Pre-School Aya yang sudah memasuki hari kedua. Di hari kedua ini, masih sama persiapannya dengan kemarin meskipun masih ribet tapi tidak seheboh trial perdananya. Untuk mengkondisikan Aya juga tidak terlalu sulit, sejauh ini dia selalu bersemangat untuk pergi sekolah,, jika disuruh mandi langsung bilang " ayuk, mandi rangkat olah " (baca: ayuk mandi berangkat sekolah). Sampai di sekolah, kegiatan belajar selalu diawali dengan senam pagi, setelah baru masuk kelas. Untuk hari ini masih di anter Nda namun tidak ditunggui lama, hanya sewaktu pulang aja baru dijemput. Karena, selain Nda harus cari tiket balik Aya pun sudah berani ditinggal, lagian sistem di sekolahnya tidak diwajibkan ortu menunggui selama belajar di sekolah. Aku rasa itu baik untuk pembelajaran kemandirian anak. Selain belajar menyanyi, hari ini pengenalan tentang bentuk benda yang ada di sekitar kita terutama pengetahuan te...

Trial Perdana Aya

Masih lanjutan cerita berburu sekolahnya Aya. Setelah survei ke kandidat sekolahnya Kemarin, sekarang mari kita mulai trial  nya. Kenapa  trial  itu penting? Soalnya kan buat  pre school  itu sesungguhnya bukan kewajiban. Intinya adalah anak agar sosialisasi dan beradaptasi ke lingkungan baru. Dan yang terpenting anak bisa  enjoy  sekolah tanpa merasa dipaksakan. Dengan  trial  ini kan kita bisa melihat reaksi si kecil. Dan bisa melihat juga bagaimana interaksi dia dengan calon rekan sekelasnya dan terutama kita bisa menilai guru-guru yang akan mengajar dan menemani dia. Untuk trial ini kita langsung memutuskan untuk men-skip Assalam karena dilihat dari reaksi Aya kemarin waktu survey kesana tidak ada chemistry disana, bawaannya nangis tanda penolakan, selain itu jaraknya juga agak jauh dari rumah, dan harus melewati jalan raya yang kadang kelewat ramai bin macet, karena mengutamakan keselamatan dan keefektifan waktu juga, terus terang aku h...

KB AS-Sakinah

Sekolah ini merupakan satu yayasan dengan TK ABA  ( Aisyiah Bustanul Athfal ), sekolah yang dipunyai oleh perguruan Muhammadiyah cabang Malang. Dulunya sekolah ini menjadi satu bangunan dengan TK nya, namun semakin bertambahnya murid yang masuk kesana, ruang kelasnya pun butuh upgrade -an, beruntung sekali ada donatur yang bersedia memimjamkan rumahnya untuk ditempati sebagai sekolahan. Lokasinya pun ada di tengah perumahan yang bersih, aman dan bebas dari kebisingan jalan raya. Suasana hening nyaman untuk belajar. Pertama sampai, terdengar suara gurunya mengajarkan bacaan sholat dengan lantang sekali. Pagar tertutup begitu juga dengan pintu sekolah, tapi saat kita mengucap Assalamu'alaikum keluarlah seorang guru yang masih muda, kemungkinan seumuran denganku. Bu Evi namanya, kita disambut dengan suasana yang sangat welcome di ruang kepala sekolah. Rupanya bu evi sendiri sang kepala sekolah. Sama dengan pertanyaan yang aku lontarkan pada bu Jum, bahwa gimana kurikulumnya? ...